Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Reksadana ? Pengertian Lengkap Investasi Reksadana

Pertama  saya akan membahas apa itu Reksadana serta keunggulan dan resiko dari berinvestasi di Reksadana sebelum kita membahas lebih jauh ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang tujuan investasi itu sederhana dengan kita berinvestasi kita bisa mulai mempersiapkan kebutuhan dimasa yang akan datang dengan memanfaatkan uang yang kita miliki pada saat ini kebutuhan itu tentunya ada di jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang atau bahkan kita ingin mempersiapkan untuk dana pensiun nanti.

Namun kita tahu bahwa kita tidak bisa produktif selamanya dalam bekerja sehingga investasi merupakan salah satu kunci dalam kehidupan, dengan kita disiplin berinvestasi kita mampu untuk memenuhi segala kebutuhan di masa yang akan datang. setelah kita tahu pentingnya berinvestasi maka pertanyaan yang mungkin sering muncul dalam benak sobat investor adalah kita investasikan uang kita kemana sih ?


3 Instrumen investasi klasik yang sering sekali kita temui

  1. Deposito adalah salah satu produk investasi yang sangat umum merupakan bentuk produk dari bank dimana kita sepakat untuk menyimpan uang kita ke bank dengan tingkat suku bunga tertentu dan akan ditarik setelah periode tertentu selesai biasanya periode itu cukup singkat bisa satu bulan tiga bulan atau bahkan sampai satu tahun nah imbal hasilnya otoriternya itu Kurang lebih sesuai dengan suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) pada saat ini adalah sekitar 4%. Nah ini sangat cocok untuk kebutuhan jangka pendek 
  2. Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh penerbit bisa dari pemerintah bisa juga dari korporasi dimana ketika kita berinvestasi di surat hutang maka kita sebagai pemegang obligasi tersebut akan mendapatkan kupon bunga beserta dengan pokok yang akan dikembalikan diakhir periode obligasi biasanya suku bunga dari obligasi sendiri itu lebih tinggi 2% daripada deposito tetapi jangka waktu pencairannya bisa tahunan bisa lebih dari satu tahun ini sangat cocok untuk kebutuhan jangka menengah.
  3. Saham ketika kita membeli saham kita membeli sebagian kepemilikan dari perusahaan terbuka kita datang ke sekuritas kita rekening saham lalu dengan account trading atau jual-beli dari yang disediakan oleh sekuritas kita bisa berinvestasi ke perusahaan yang kita sudah ketahui seperti misalnya Bank BCA, BRI, Indofood, Telkom dan sebagainya Nah di sini kita bisa mendapatkan keuntungan dari dividen yang dibagikan oleh perusahaan serta apabila perusahaannya terus-menerus bertumbuh dan mencetak laba maka diharapkan harga dari saham yang kita beli tadi akan naik ini sangat cocok untuk kebutuhan jangka panjang.
Pertanyaan selanjutnya adalah apabila sobat investor tidak memiliki waktu ataupun bingung Ketika Harus menaruh uang sendiri ke deposito dan obligasi atau bingung ketika ingin memilih saham sendiri Takut salah sobat investor mungkin ingin yang lebih simple dan tidak mau ribet, jawabannya adalah produk yang bernama Reksadana

Sekarang kita akan coba lihat definisi Reksadana menurut undang-undang pasar modal "Reksadana didefinisikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal kita sebagai investor sekalian untuk selanjutnya diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh manajer investasi" jadi bahasa lainnya adalah jika kita mengumpulkan dana, lalu dananya menjadi satu masuk ke dalam produk-produk investasi dimana yang memilihkan produk investasi tersebut adalah suatu tim atau orang lain yang bernama manajer investasi nah jenis-jenis reksa dana sendiri ada beberapa macam tetapi ada tiga reksadana yang cukup populer.

3 Instrumen Investasi Reksadana
  1. Reksadana pasar uang (RDPU) ini isinya adalah deposito plus obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun
  2. Ada yang dinamakan dengan Reksadana obligasi atau Reksadana pendapatan tetap (RDPT)dimana isinya bisa berupa obligasi obligasi baik obligasi negara maupun obligasi korporat 
  3. Reksadana Saham (RDS)dimana isinya adalah saham-saham yang sudah Dipilihkan oleh si manajer investasi nah Reksadana saham sendiri terbagi menjadi dua satu reksa dana saham yang dikelola secara aktif dimana tujuan dari manajer investasi ini adalah ingin mengalahkan yang namanya the market atau ihsg yang kedua adalah Reksadana saham yang dikelola secara pasif dengan tujuan untuk menyamai market atau by demarket dimana isi-isi sahamnya adalah saham-saham yang terdaftar di dalam indeks  nah disini contohnya adalah IDX30, LQ45 kemudian SRIKEHATI kemudian Jakarta Islamic index ( JII )dan lain-lain 
Apa itu Reksadana

Sekarang kita akan membahas apa untung dari Reksadana misalnya kita akan coba bahas satu-persatu Reksadana Pasar Uang (RDPU) Apabila dibandingkan dengan deposito memiliki Perbedaan sebagai berikut 
  1. Untuk di deposito minimal investasi jarang sekali bisa sampai angka Rp.10.000 Sedangkan untuk Reksadana pasar uang itu sangat dimungkinkan sekali bisa berinvestasi di produk-produk dengan minimal deposit hanya Rp.10.000 saja.
  2. Karena Reksadana pasar uang ini mengumpulkan dana dari masyarakat sehingga aset kelolaannya atau aset under manajemennya itu bisa mencapai ratusan miliar Bahkan triliunan sehingga manajer investasi memiliki kemampuan untuk bernegosiasi dengan yang menerbitkan deposito sehingga Reksadana tersebut mendapatkan imbal hasil yang lebih bagus.
Bagaimana dengan Reksadana Obligasi atau Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT) kalau  kita membeli obligasi biasa maka kita wajib membeli dengan nominal yang sangat tinggi dan juga kita harus menunggu dalam waktu Sekian tahun, sedangkan apabila kita membeli Reksadana obligasi ada beberapa produk yang dijual dengan harga minimal Rp.100.000 saja dan juga bisa ditarik dalam waktu kurang dari satu tahun tanpa harus terkena Penalty 

Berikutnya untuk Reksadana Saham atau Reksadana Index berguna apabila kita tidak memiliki pengalaman sama sekali, tidak memiliki waktu untuk menganalisa fundamental dari suatu perusahaan, kita serahkan kepada manajer investasi tim atau analis saham yang kuat untuk bisa memikirkan strategi apa yang dibeli yang bisa mengalahkan Index Harga Saham Gabungan (IHSG)

Kita juga memilih Reksadana yang dikelola secara pasif yaitu Reksadana Index dimana kita mempercayakan manajer investasi untuk membelikan Saham yang terdaftar di suatu indeks misalnya IDX30 atau SRIKEHATI 

Resiko Berinvestasi Di Reksadana

Kita sudah berbicara keuntungan, tentu saja ada resiko yang perlu kita perhatikan apabila kita ingin berinvestasi di reksadana itu 
  1. Biaya (fee) nya itu ternyata cukup banyak Jadi ada fee pembelian dan fee penjualan, ada juga fee management investasi ada fee untuk bank kustodian atau bank penampung
  2. Ada kemungkinan atau resiko kita salah memilih manajer investasi yang tidak Kredibel dan tidak mampu untuk mengelola dana kita dengan lebih baik, itu salah satu kerugian yang bisa kita temukan di Reksadana
Untuk Pendaftaran bisa download aplikasi Bibit di Appstrore atau PlayStore, dan dapatkan cashback reksa dana dari Bibit senilai Rp 25,000. Masukkan kode referral ini saat pendaftaran:  ( gholing )Download sekarang

Sobat investor artikel ini sudah membahas mengenai Apa itu Reksadana jenis-jenis Reksadana Apa untungnya investasi di Reksadana dan apa juga Resiko apa yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi di Reksadana. Di artikel selanjutnya Saya akan membahas lebih lanjut lagi mengenai Reksadana.