Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perhatikan Ini Sebelum Belajar Saham Lebih Dalam

Sama kayak waktu kamu lagi sekolah, tiap kali mau ujian harusnya belajar dulu. Meski kita tahu, seringkali soal  yang ada di ujiannya beda banget sama yang dipelajari sebelumnya. Bisa sih untuk nggak belajar, misalnya asal nembak gitu aja. Tapi kemungkinan betulnya otomatis akan lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang belajar dulu sebelumnya, ini juga berlaku dalam belajar investasi saham.

Perhatikan Ini Sebelum Belajar Saham

Atau bisa juga nyontek ke temen sebelah, tapi kan nggak tahu, dia beneran bisa ngerjain soal atau ternyata malah ngasal juga. Atau seandainya katakanlah, dia memang pinter. Tapi kan kita nggak tahu, dia ngasih informasi yang betul atau justru menyesatkan.


Ada 1 quotes dari Warren Buffet, beliau adalah investor saham tersukses di dunia sampai hari ini, beliau bilang, "Risk comes from not knowing what you're doing." Resiko datang kalau kamu nggak tahu apa yang kamu lakukan. Kasusnya sama kayak waktu pertama kali tahu saham. Tanpa informasi yang cukup, main langsung ikut-ikutan aja nih, meskipun saat itu nggak tahu apa-apa.


Berikut ini ada perbedaan tentang belajar saham

  • Yang pertama, ini adalah orang yang nggak belajar dulu sebelum ujian. Nah orang-orang seperti ini asal beli aja, dengan harapan untung, sahamnya naik ratusan persen, Padahal dia juga nggak tahu alasannya apa, kenapa saham itu harus naik harganya.
  • Yang kedua, orang-orang yang nyontek pas lagi ujian. Nah ini orang-orang yang beli saham atas rekomendasi dari orang lain. Mulai dari Influencer, group trading, temennya sendiri atau dia baca rekomendasi dari koran tadi pagi. Terus kalau akhirnya merugi, salahin siapa? Buat kamu yang mau mulai investasi di saham sarannya untuk belajar dulu terlebih dahulu. 

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan Ketika kamu baru belajar saham, prosesnya akan bikin males. Karena kamu akan dipertemukan dengan banyak banget istilah. Banyak rumus-rumus, rasio-rasio aneh yang belum pernah dilihat. Mungkin ada yang pernah kamu lihat, grafik harga saham, Tapi kamu belum ngerti apa-apa. Apalagi kalau memang nggak pernah belajar ekonomi waktu sekolah.


Tapi tenang, untuk bisa jadi investor saham yang sukses, nggak perlu harus jadi akuntan dulu, atau jadi ahli ekonom dulu. ini adalah rangkuman 10 orang terkaya di dunia, saat artikel ini dibuat. Semuanya punya 1 kesamaan, mereka adalah para pemegang saham seperti Apple, Google, Microsoft dan lain-lain. Kalau emang untuk bisa jadi investor saham yang sukses harus jadi akuntan dulu, 10 orang terkaya di dunia ini, harusnya didominasi sama orang-orang finance. Tapi kenyataannya? cuma 1. Kalau kamu nggak percaya, coba google ketik " 10 orang terkaya didunia " pasti akan di dominasi oleh orang-orang Teknologi.


Karena tadi, kita mau jadi investor, bukan jadi akuntan. Ada poin praktis yang bisa kita perhatikan benar-benar sebelum akhirnya kita bisa memutuskan untuk memilih perusahaan-perusahaan apa saja yang akan kita beli. Bagi kamu yang memang nol banget, Materi dasar tentang saham. Coba Mulai ikut seminar dan webbinar saham, isinya ternyata orang-orang yang udah pada jago.


Mau belajar saham dari buku, setebal apa buku itu sampai bisa jelasin semua istilah yang ada dalam tulisan tersebut. Mau nanya paling mentoknya cari di google lagi, cari di youtube lagi dan akhirnya malah bikin tambah bingung. Yang terakhir, mungkin orang-orang kaya kita yang nyasar itu bukan cuma 1 atau 2 orang di luar sana, Orang yang nol banget kayak kita ini jumlahnya ada banyak. Orang-orang yang udah belajar lebih dulu namun akhirnya tersesat, juga ada banyak.


Artikel ini dedikasikan untuk ''kita-kita'' yang di luar sana suka insecure sendiri, yang dalam hati suka mikir, "Ada nggak sih orang-orang yang nol banget kaya kita?" "Bisa nggak sih kita sukses di dunia saham meskipun kita sekarang belum tahu apa-apa?" jawabannya bisa, selama kita bersungguh-sungguh mau belajar dan menyisihkan waktu untuk belajar lebih dalam lagi.